Dalam Memperingati Hari Bahasa Arab Dunia Prodi Bahasa dan Sastra Arab UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung Gelar Seminar Internasional Bahasa Arab di Era Kecerdasan Buatan

Dalam rangka memperingati Hari Bahasa Arab Sedunia, Program Studi Bahasa dan Sastra Arab (BSA), Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD), UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung sukses menyelenggarakan Seminar Internasional Bahasa Arab (ندوة عالمية) dengan tema: “الذكاء الاصطناعي في خدمة تعليم اللغة العربية والقرآن: دراسة حالة تطبيق الفاتحة”
(Kecerdasan Buatan dalam Mendukung Pembelajaran Bahasa Arab dan Al-Qur’an: Studi Kasus Penerapan Aplikasi Al-Fatihah). Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Selasa, 30 Desember 2025, mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai, dan diikuti oleh peserta dari berbagai kalangan, baik akademisi, mahasiswa, praktisi pendidikan, maupun pemerhati bahasa Arab dari dalam dan luar negeri.

Seminar ini menjadi forum akademik internasional yang membahas integrasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam pengembangan pembelajaran bahasa Arab dan Al-Qur’an. Tema tersebut dinilai sangat relevan dengan tantangan pendidikan modern, khususnya dalam menghadirkan metode pembelajaran yang inovatif, adaptif, dan efektif di era digital.

Dalam sambutan pembuka (Opening Speech), Dr. Rizqa Ahmadi, Lc., M.A, selaku Ketua Jurusan Adab FUAD UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, menyampaikan bahwa peringatan Hari Bahasa Arab Sedunia bukan sekadar seremonial, tetapi momentum refleksi dan inovasi. “Bahasa Arab adalah bahasa ilmu, peradaban, dan wahyu. Dengan hadirnya teknologi kecerdasan buatan, kita memiliki peluang besar untuk mengembangkan pembelajaran bahasa Arab dan Al-Qur’an agar lebih mudah diakses, interaktif, dan relevan dengan kebutuhan generasi saat ini,” ujarnya.

Narasumber pertama, Prof. Dr. Khaled Ibrahim An-Namlah, selaku Chairman of the Supervisory Board of Bajdah Educational Company Riyadh, memaparkan pengalaman dan kajiannya terkait pemanfaatan AI dalam dunia pendidikan bahasa Arab. Beliau menekankan bahwa teknologi bukan pengganti guru, melainkan alat pendukung yang mampu meningkatkan kualitas pembelajaran.

Sementara itu, narasumber kedua, Cand. Dr. Mufti Rasyid, M.A, dosen UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, mempresentasikan studi kasus penerapan Aplikasi Al-Fatihah sebagai contoh konkret penggunaan kecerdasan buatan dalam pembelajaran Al-Qur’an dan bahasa Arab. Pemaparan ini memberikan gambaran praktis tentang bagaimana teknologi dapat membantu proses pembelajaran tajwid, pemahaman makna, serta penguasaan bahasa Arab secara bertahap.

Seminar dipandu oleh Maura Fatimatus Zahro’, mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Arab UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, sebagai moderator. Jalannya acara berlangsung dengan tertib dan interaktif. Peserta aktif mengajukan pertanyaan dan berdiskusi terkait tantangan, peluang, serta etika penggunaan AI dalam pembelajaran bahasa dan studi keislaman.

Antusiasme peserta menunjukkan tingginya minat terhadap pengembangan pembelajaran bahasa Arab berbasis teknologi, sekaligus memperkuat posisi bahasa Arab sebagai bahasa global yang terus beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Melalui Seminar Internasional Bahasa Arab ini, Program Studi Bahasa dan Sastra Arab FUAD UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung menegaskan komitmennya dalam mengembangkan kajian bahasa Arab yang inovatif, kolaboratif, dan berorientasi global. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi institusi pendidikan dan para pendidik untuk terus mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan dalam pembelajaran bahasa Arab dan Al-Qur’an secara bijak dan berkelanjutan.

Sertifikat Narasumber