Sebanyak 10 mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Arab (BSA), terdiri dari 6 mahasiswi dan 4 mahasiswa, resmi memulai kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di Pondok Pesantren Darul Kayyis waddakwah, Dono, Sendang, Tulungagung, pada Senin, 25 Agustus 2025.
Kegiatan pembukaan PPL ini tidak hanya menjadi momen penting bagi para mahasiswa, tetapi juga menandai kerja sama kelembagaan antara Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah dengan Pondok Pesantren Darul Kayyis waddakwah melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU). Penandatanganan MoU dilakukan secara resmi antara pihak fakultas dan Pengasuh Pondok Pesantren, Kiai Abdul Aziz, M.Pd.I.
Acara pembukaan turut dihadiri oleh Dosen Pembimbing Lapangan, Bapak Rohmat, M.Pd.I, yang dalam sambutannya menyampaikan harapan agar para mahasiswa dapat mengambil banyak pengalaman dan kontribusi selama menjalani PPL. Hadir pula Koordinator Program Studi Bahasa dan Sastra Arab, Dr. Nuryani, M.Pd.I, yang menegaskan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan pesantren dalam penguatan kompetensi akademik dan sosial mahasiswa.
Dalam sambutannya, Kiai Abdul Aziz, M.Pd.I menyambut baik kehadiran mahasiswa BSA untuk melaksanakan PPL di lingkungan pondok. Ia berharap kehadiran para mahasiswa ini dapat memberikan manfaat nyata bagi santri, sekaligus memperkaya pengalaman mereka dalam praktik dakwah dan pendidikan berbasis pesantren.
Kegiatan PPL ini direncanakan akan berlangsung selama beberapa bulan ke depan, dengan berbagai program yang akan dilaksanakan oleh para mahasiswa dalam bidang pengajaran bahasa Arab, pelatihan kebahasaan, dan kegiatan keislaman lainnya.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan mahasiswa tidak hanya mengasah keterampilan akademik, tetapi juga membentuk karakter dan kepedulian sosial melalui interaksi langsung dengan lingkungan pesantren

